M.E.N.D.A.S.A.R. . . Ada sebagian orang yang cenderung mengartikan Islam dengan … | Astaghfirullah

M.E.N.D.A.S.A.R.
.
.
Ada sebagian orang yang cenderung mengartikan Islam dengan damai. Ia berhenti di makna itu saja. Dari situ, ia kreasikan berbagai turunan maknanya, sehingga muncullah improvisasi nama, misalnya Islam agama cinta. Lalu, atas nama cinta, dia pun merasa sah melompati pagar akidah. Membuat banyolan sinkretisme dan berbagai bid’ah.
.
Cara seseorang mendefinisikan agama memang akan berpengaruh pada cara ia mengamalkan ajarannya. Apalagi, jika ia termasuk tipe yang alergi terhadap kitab ulama, dan menyandarkan diri hanya pada logika, serta dengar-dengar sedikit opini tokoh orientalis yang menjadi idola. Dari sinilah berbagai kerusakan pemahaman bermula.
.
Maka, mari sejenak berendah hati. Mengingat pelajaran agama dari dasar lagi. Siapa tahu, selama ini terlalu penat dengan bahasa yang tinggi, sehingga lepas kendali. Tak sadar angin telah menerbangkan ke arah yang jauh sekali.
.
Mungkin kita lupa bahwa agama ini bersahaja. Bisa dipahami oleh siapa saja, karena memang diturunkan untuk seluruh manusia. Asal ia mau menanggalkan mahkota keangkuhan, sedikit membuka hati, dan bertanya kepada ulama yang istiqamah berjalan di bawah petunjuk Allah dan Rasul-Nya.
.
.
.
#abunnada
#self_reminder
______________
RALAT: ada poin yang terlewat pada postingan kemarin. Bagi yang kemarin nge-share (terutama yang copas) mohon postingannya dikoreksi. Matur nuwun. Jazaakumullahu khairan.

Sumber : Instagram / abun_nada

Alhamdulillah yarham umat Muhammad. Allohumma Sholli Wa Sallim Wa Barik ‘ala Nabiyina Muhammad. Subhanalloh Wa Alhamdulillah Wa Laailaaha illa Alloh Allohu Akbar. Astaghfirullah Lilmuslimin Wal Muslimat. Jazakumullah sudah ikut men-share (membagikan) konten ini, semoga jadi amal jariyah untuk kebaikan dunia akhirat kita. Aamiin.